Mataram – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram mendukung pelaksanaan kuliah umum Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D., di Universitas Mataram (Unram), Kamis (8/10/2026). Mengusung tema “Membangun Kepemimpinan Berbasis Neurosains untuk Menghadapi Tantangan Nasional dan Global”, kegiatan ini menjadi wadah bagi civitas akademika untuk memperluas wawasan tentang kepemimpinan yang adaptif, berintegritas, dan berbasis ilmu pengetahuan.
Dalam kuliah umum yang berlangsung di Ruang Senat Rektorat Unram tersebut, Prof. Taruna Ikrar menekankan pentingnya mempersiapkan generasi muda agar mampu menghadapi perubahan dan tantangan global, termasuk perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
“Pemimpin masa depan tidak cukup hanya menguasai teknologi, tetapi juga harus mampu berpikir kritis, mengambil keputusan berdasarkan bukti ilmiah, mengelola emosi, serta menjunjung tinggi empati dan integritas. Teknologi harus diimbangi dengan pertimbangan manusia agar setiap keputusan tetap adaptif dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Sistem Informasi Unram, Dr. Sitti Latifah, S.Hut., M.Sc.Forest. Trop., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala BPOM RI. Ia berharap interaksi tersebut dapat memperkuat keterkaitan antara pendidikan, penelitian, dan kebutuhan masyarakat, termasuk mendorong pemanfaatan hasil penelitian agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTB, Dr. H. Fathul Gani, M.Si., yang mewakili Gubernur NTB, menegaskan pentingnya peran BPOM dalam menjamin keamanan dan mutu obat serta makanan, sekaligus mendampingi pelaku usaha, peneliti, dan generasi muda dalam mengembangkan inovasi.
Sinergi antara akademisi, bisnis, dan pemerintah menjadi salah satu kunci dalam memperkuat pengawasan obat dan makanan serta meningkatkan perlindungan kesehatan masyarakat. Kolaborasi tersebut juga membuka peluang bagi hasil riset dan inovasi untuk dikembangkan menjadi produk yang aman, bermutu, dan berdaya saing.
Kehadiran Kepala BPOM RI didampingi sejumlah pejabat BPOM, antara lain Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik, Mohamad Kashuri; Staf Khusus Kepala BPOM RI, dr. Wachyudi Muchsin; serta Plt. Deputi IV BPOM RI, Mayagustina Andarini.
BBPOM di Mataram berkomitmen untuk terus mendukung sinergi BPOM dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha dalam mendorong inovasi serta meningkatkan perlindungan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa dan generasi muda Universitas Mataram semakin siap menjadi pemimpin yang adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan masa depan dengan mengedepankan ilmu pengetahuan, kolaborasi, dan kepentingan masyarakat.