KOMITMEN DUKUNGAN BADAN POM KEPADA UMK FROZEN FOOD
6 November 2021 08:09
Berita Aktual

Mataram – Dalam rangka edukasi kepada masyarakat terutama pelaku usaha pangan olahan terkait perizinan frozen food dan sebagai bentuk tindak lanjut penjelasan publik tentang Ketentuan Perizinan Pangan Olahan yang Disimpan Beku, Badan POM menyelenggarakan Pekan Gelar Pendampingan UMK pada Masa Pandemi selama 5 hari (2-5 November 2021), sekaligus sebagai bentuk komitmen Badan POM dalam melakukan pendampingan kepada UMK Frozen Food.

Seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi di bidang pangan, berbagai jenis produk pangan berkembang sangat cepat, tak terkecuali pangan olahan beku. Gaya hidup yang menuntut semuanya berjalan cepat turut mendorong berkembangnya produk tersebut. Pembekuan pangan membuat penyiapan pangan menjadi lebih mudah. Di samping itu, pembekuan diyakini merupakan cara pengawetan pangan yang aman karena tidak memerlukan penambahan bahan pengawet.

Pangan olahan beku merupakan pangan berisiko tinggi (high risk food) karena bahan baku yang digunakan sebagian besar berasal dari bahan pangan yang berisiko tinggi seperti unggas, ikan, dan daging. Di samping itu pangan olahan beku memerlukan pengaturan suhu yang tepat selama penanganan, pengolahan, hingga distribusi dan penyajian di ritel.

Berkaitan dengan hal tersebut, BBPOM di Mataram mengundang 30 pelaku usaha UMK frozen food se-Lombok secara luring di aula BBPOM di Mataram. Kepala BBPOM di Mataram, Dra. IGA Adhi Aryapatni, Apt., menyatakan berkomitmen penuh memberikan dukungan kepada UMK  sesuai dengan tugas dan fungsinya agar UMK mampu bersaing dengan menyediakan produk berkualitas dan bernutrisi serta dapat ‘naik kelas’.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, pelaku UMK Frozen Food mendapatkan penjelasan tentang perizinan, produksi, desain produk dan pemilihan kemasan hingga pemasaran produk, serta alur permohonan sertifikat CPPOB yang disampaikan oleh petugas BBPOM di Mataram.

#BPOM

#BBPOMdiMataram

#FrozenFood