Tingkatkan Pengetahuan Kader, BBPOM di Mataram Gelar Pelatihan Kader Keamanan Pangan Desa di Kabupaten Sumbawa Barat

23-02-2024 Umum Dilihat 160 kali

Taliwang, Rabu – Kamis 21-22/02/2024, Sebagai rangkaian tahapan kegiatan 3 Program Prioritas Nasional (Pro PN) Keamanan Pangan, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram menggelar kegiatan pelatihan untuk Tim Keamanan Pangan Desa (TKPD) dan Kader Keamanan Pangan Desa (KKPD) di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih mendalam kepada para kader desa yang diintervensi desa pangan aman. Sebanyak 80 peserta yang berasal yaitu petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, petugas puskesmas sebagai pendamping desa dan Tim Keamanan Pangan Desa (TKPD) serta para kader KKPD

 

Kegiatan pelatihan dibuka oleh Asisten I Setda Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Drs. Mulyadi, M.Si. mewakili Bupati Sumbawa Barat. Dalam sambutan beliau menyampaikan bahwa masalah keamanan pangan jika tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan Masyarakat. Kita harus pandai memilah dan memilih pangan aman yang sehat yaitu pangan yang tidak tercemar bahan kimia, fisika dan biologi, sehingga aman untuk dikonsumsi dan padukan dengan prinsip halalan thoyyiban bagi yang muslim.

 

Untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, dalam mengelola pangan Pemda KSB sudah banyak kegiatan dan program yang dilaksanakan, seperti penuntasan 5 pilar STBM dengan pilar ke 3 yaitu pengelolaan air minum dan makanan yang sehat. KSB merupakan satu-satunya kabupaten yang keluar dari bebas BAB sembarangan di wilayah Indonesia timur, lanjut Asisten I

 

Setelah mengikuti pelatihan keamanan pangan ini, Asisten I berharap bapak/ibu peserta akan lebih meningkat pengetahuan dan pemahamannya. Bapak/ibu yang ditugaskan sebagai TKPD dan KKPD harus bisa mensosialisasikan dan mencontohkan kepada masyarakat, shg masyarakat semakin mampu memilih pangan aman dan bergizi untuk mewujudkan terbentuknya generasi emas dan unggul di KSB. Bapak/ibu sebagai TKPD dan KKPD akan bisa membantu dan bekerjasama dengan TP PKK, karena dalam 10 program pokok PKK ada program ke 3 yaitu program pangan.

 

Dalam pengelolaan pangan di pemerintah desa wajib menganggarkan apa yang menjadi program-program pemerintah. SDGS yang pertama adalah desa yang bebas dari kemiskinan dan kelaparan. Hanya 1400 KK yg termasuk miskin ekstrim, dan sudah diberikan santunan. Apabila ada penjual yg menggunakan bahan berbahaya dalam produknya, mohon harapkan ke pemerintah kabupaten agar dapat ditindak sesuai peraturan yg berlaku. Mohon kepada kader untuk membantu pemerintah kabupaten dan stakeholder lainnya dalam pelaksanaan program-program, tutur Asisten I

 

Narasumber pada kegiatan ini berasal dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) dan Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa Barat serta beberapa narasumber dari BBPOM di Mataram. Narasumber dari DPMD menyampaikan materi terkait komitmen Pemda KSB dalam menyusun perencanaan anggaran untuk keberlanjutan dan replikasi program desa pangan aman desa-desa lain di KSB. Selanjutnya narasumber dari Dikes KSB dan BBPOM di Mataram memberikan materi terkait pedoman pelaksanan program, keamanan pangan, stunting, nilai gizi, ceklik, aplikasi BPOM, berita hoaks, penanganan keracunan dan uji cepat bahan berbahaya pada pangan.

 

 

 

 

Sarana